Sebenarnya cara paling mudah dan paling terang
memahami Aquran adalah dengan menelaahnya tanpa perangkat ilmu bantu apapun.
Alquran itu sejalan dengan pemahaman bawah sadar manusia. Dia adalah konfirmasi
bagi pengetahuan sederhana yang mendasar manusia. Mana yang baik dan mana yang
buruk, berserah diri pada Allah, berinfak, berbuat baik pada manusia, adalah
prinsip sederhana yang telah dipahami manusia dan Alquran mengkonfirmasi itu.
Ternyata Alquran diturunkan bukan untuk menyusahkan, tetapi hanya
mengkonfirmasi pengetahuan yang ada, hanya mengkonfirmasi fitrah manusia.
Tampilkan postingan dengan label Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliah. Tampilkan semua postingan
Jumat, 17 Mei 2019
STATISTIK DESKRIPTIF: Sebuah Model Penyajian data
Stistik deskriptif adalah mendeskripsikan atau
menggambarkan data tanpa mengembangkan atau. melakukan konstruksi terhadapnya.
Dalam hal ini, tidak ada perubahan sekecil appun terhadap data. Jenis penelitian
ini biasanya adalah penelitian eksplorsi. Peneliti tidak bermaksud melakukan
penyimpulan, penyederhanaan ataupun manipulasi terhadap data. Peneliti hanya
menyajikan data, menggambarkan atau mendeskripsikan sebagaimana adanya.
Kamis, 09 Mei 2019
Pemaknaan Pertama: Pembukaan dan Penegasan
Inti Surat Alfatihah adalah harapan, atau permohonan, "Bimbinglah kami ke jalan yang lurus". Lima ayat sebelumnya adalah sapaan dan pujian supaya harapan dikabulkan. Ayat terakhir adalah keterangan bagi inti. Siapa saja yang memuji manusia dengan membawa harapan, maka dia melakukan kesyirikan. Tidak ada pujian dan pengagungan kecuali kepada Allah.
Bimbingan ke jalan yang lurus terdapat dalam Alquran. Prinsip dasar bimbingan tentunya mempercayai Alquran. Lalu percaya kiamat itu nyata, shalat tidak bolong, suka bersedekah, percaya pada Nabi Muhammad. Kalau petunjuk bimbingan tidak dipercayai, bagaimana bisa terbimbing.
Bimbingan ke jalan yang lurus terdapat dalam Alquran. Prinsip dasar bimbingan tentunya mempercayai Alquran. Lalu percaya kiamat itu nyata, shalat tidak bolong, suka bersedekah, percaya pada Nabi Muhammad. Kalau petunjuk bimbingan tidak dipercayai, bagaimana bisa terbimbing.
Rabu, 11 Mei 2016
SILABUS FILSAFAT ISLAM
A. Fondasi
Mata Kuliah Filsafat
Islam bertujuan memberikan bekal pemahaman mahasiswa terhadap prinsip-prinsip
dasar pemikiran para filosof Muslim. Mahasiswa harus memiliki kecakapan dalam
memahami sistem filsafat Islam dan bedanyan dengan sistem kalam dan ‘irfan. Mahasiswa
wajib memahami dasar-dasar aliran dalam filsafat Islam seperti Masya’iyah,
Isyraqiyah dan Hikmah Muta’alliyah. Di samping itu, mahasiswa harus dapat
mengenal dengan baik aliran kalam dan tasawuf sehingga dapat dengan baik
mengidentifikasi perbedaannya masing-masing.
Mahasiswa dituntut untuk dapat menguasai
teknik filsafat Islam sehingga memiliki skil berfilsafat dalam bingkai
epistemologi Islam. Dengan bekal keahlian tersebut diharapkan mahasiswa dapat melakukan
evaluasi aliran-aliran filsafat dan pemikiran yang berkembang.
Langganan:
Postingan (Atom)


