Kezaliman Jokowi adalah menghapuskan proses rekrutmen
tenaga profesional termasuk proses penerimaan CPNS tanpa dapat melibatkan orang
dalam. Walhasil, sekalipun bapaknya mentri, gubernur, bupati, walikota, camat,
tidak dapat berbuat apa-apa dalam proses CPNSnisasi anaknya.
Yang paling bisa
dilakukan adalah membeli satu gudang buku GUDANG SOAL DAN SIMULASI CPNS 2099
DIJAMIN LULUS dan meminta anaknya melumat itu semua. Akibatnya? Ya tidak lulus.
Karena yang gampang lulus itu anaknya petani, pedagang sayur, tukang ketoprak,
tukang kolor keliling. Karena anak-anak mereka sudah terbiasa mengandalkan diri
sendiri.
Apa efeknya? Inilah yang saya sebut kezaliman Jokowi.
Orang yang lulus CPNS tidak punya paman, tante, bude, bokap, nyokap di
lingkungan PNS. Sehingga dia harus mendapatkan diskriminasi seperti sulitnya
proses administrasi, jadi kuli pikul, tukang seduh air di lingkungan kerjanya.
Bahkan dia mudah didiskriminasi oleh tenaga honorer.
Karena yang honorer itu
adalah anak, keponakan, adik dan sepupunya PNS senior yang sudah punya jabatan
tinggi. Segala fasilitas seperti SPPD, tunjangan ini, tunjangan itu, komisi
ini, komisi itu, proyek ini, proyek itu, semuanya disajikan kepada honorer
karena mereka adalah anak, keponakan,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar