Sabtu, 04 Agustus 2018

ABUYA MUDA WALY DAN BUMI DATAR

Abuya Muda Wali ditolak berangkat ke Mesir karena meyakini bumi itu datar. Versi lain mengatakan Abuya menolak ke Mesir karena paham di sana, atau setidaknya alumni dari sana, meyakini bumi itu bulat. Yang jelas, Abuya batal menuntut ilmu ke Mesir karena pandangan beliau dengan Al-Azhar berbeda. Al-Azhar mengajarkan bumi itu bulat, Abuya
sendiri yakin bumi itu datar.


Karena telah menguasai kitab-kitab tinggi pada usia yang masih sangat muda, ayah Abuya memerintahkan beliau belajar ke Dayah Abu Hasan Krueng Kalee. Di sana, Abuya masuk belajar, menyimak dengan tekun pengajaran di balee mulai dari untuk pengajaran sangat rendah hingga sangat tinggi. Beliau mampu memahami ajaran-ajaran sangat tinggi.

Di tangannya selalu ada tasbih, boh musabah, bibirnya selalu berzikir, orangnya sangat tawadhuk, ibadahnya sangat banyak. Ilmunya sangat tinggi. Ini membuat Abu Hasan menganjurkan beliau pergi menuntut ilmu ke Mesir.

Atas izin sang ayah, Abuya berangkat ke Padang untuk mengikuti seleksi ke Mesir. Di Padang, beliau berselisih paham dengan orang yang dipercayakan menyeleksi calon pelajar ke Mesir.

Saat ditanya apakah bumi itu bulat atau datar, Abuya mengatakan itu datar. Penyeleksi berpendapat berbeda. Mereka meykini bumi itu bulat. Tentunya keyakinan-keyakinan tentang bumi itu datar adalah ajaran daei Barat. Tidak ada ulama yang mengatakan bumi itu Bulat kecuali setekah Barat berhasil menghegemoni pendidikan dan pikiran umat Islam pada masa kolonialisme.

Kita tahu bahwa Mesir adalah negara yang dikolonialisasi Barat selama berabat-abad. Keyakinan Al-Azhar bahwa bumi itu bulat tidak lepas dari pengaruh ajaran Barat, bukan berdasarkan ajaran ulama klasik.

Dari cerita ini dapat dipahami bahwa ajaran agama masyarakat Aceh adalah berbeda dengan Mesir, apalagi Arab-arab lainnya. Makanya aneh kalau dayah-dayah bergenealogi ke Abuya Muda Wali mulai mengagumi orang-orang alumni Mesir, Sudan,Maroko, Yaman dan negara-negara Timur Tengah lainnya yang mana negara itu telah sangat lama dijajah oleh Barat.

Yang tidak lama dijajah oleh Barat itu Aceh. Sehingga dalam pendidikan dayah di Aceh, pengaruh Barat tidak mendarah daging. Ulama-ulama dayah yang percaya bumi bulat adalah mereka yang sudah terlalu banyak mendapatkan informasi tentang sains Barat.

Siapa ulama klasik yang meyakini bumi itu bulat?

Ulama yang percaya bumi bulat hanya mereka yang telah terpengaruhi ajaran Barat. Makanya sebaiknya hindari belajar agama ke negara negara yang lama dijajah Barat. Sebab mereka telah memasukkan kebohongan-kebohongan ke dalam pendidikan di negara itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar