Sangat banyak tim yang memiliki generasi emas di Piala Dunia 2018. Uruguai butuh 100 tahun lagi untuk punya duet sehebat Cavani-Suarez. Tapi mereka hanya mampu melaju hingga perempat final. Bisa jadi Belgia takkan punya tim sehebat tahun ini hingga kiamat. Tetapi mereka harus geser ke perebutan tempat ketiga. Sepertinya Jepang butuh 300 tahun untuk kembali memiliki tim sehebat tahun ini. Lihat sajankualitas pemain cadangannya sama hebat dengan pemain inti. Tapi mereka harus pula pada perdelapan final. Senegal belum pernah punya tim sehebat kali ini, tetapi harus pulang pada penyisigan group. Spanyol sebenarnya punya kualitas pemain yang sempurna. Tapi sayang pelatihnya kurang mampu megoptimalkan potensi yang dimiliki. Portugal dan Argentina takkan punya pemain sehebat Ronaldo dan Messi hingga 500 tahun ke depan. Sayang sekali mereka hadir pada waktu yang kurang tepat. Kualitas pemain lainnya di dalam tim jauh dibawah mereka. Sehingga Portugal dan Argentina hanya mampu bermain hingga perdelapan final.
Di atas semua itu, saya belum pernah menemukan tim sesempurna Prancis. Lihat saj mulai dari kiper, cadangan Lloris saja jauh lebih hebat daripada kiper utama beberapa tim lain. Di belakang, Umiti-Varane tidak ada bandingannya. Silut sekali meruntukan Pogba-Kante di tengah. Serangan Griezman-Mbappe bikin pemain lawan kalang kabut.
Sama seperti beberapa tim lain, Kroasia sedang dalam tim terbaiknya. Tetapi mereka masih kalah jauh dengan Prancis. Namun keberhasilan mereka mengalahkan tim besar seperti Inggris, Argentina dan tuan rumah Rusia membuat Kroasia menjadi pesaing yang sangat mengerikan.
Kekurangan Kroasia dibandingkan Prancis dari jumlah tim akan ditutupi oleh kemamouan para pemain Kroasia mengatasi cuaca Rusia. Maklum, mereka adalah tetangga Rusia, sehingga mampu bedapatasi dengan cuaca ekstrim di Rusia. Kroasia Vs Prancis, Tim sempurna vs adaptasi cuaca.
Di atas semua itu, saya belum pernah menemukan tim sesempurna Prancis. Lihat saj mulai dari kiper, cadangan Lloris saja jauh lebih hebat daripada kiper utama beberapa tim lain. Di belakang, Umiti-Varane tidak ada bandingannya. Silut sekali meruntukan Pogba-Kante di tengah. Serangan Griezman-Mbappe bikin pemain lawan kalang kabut.
Sama seperti beberapa tim lain, Kroasia sedang dalam tim terbaiknya. Tetapi mereka masih kalah jauh dengan Prancis. Namun keberhasilan mereka mengalahkan tim besar seperti Inggris, Argentina dan tuan rumah Rusia membuat Kroasia menjadi pesaing yang sangat mengerikan.
Kekurangan Kroasia dibandingkan Prancis dari jumlah tim akan ditutupi oleh kemamouan para pemain Kroasia mengatasi cuaca Rusia. Maklum, mereka adalah tetangga Rusia, sehingga mampu bedapatasi dengan cuaca ekstrim di Rusia. Kroasia Vs Prancis, Tim sempurna vs adaptasi cuaca.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar