Kapal Induk Carl Vinson memiliki berat 105.000 ton. Karena berbahan bakar nuklir, kapal ini dapat berlayar 15 tahun nonstop.
Inilah keindahan nuklir. Dia adalah
energi yang paling aman dan paling ramah lingkungan. Indonesia adalah salahsayu negara penghasil uranium terbanyak. Uranium adalah bahan untuk nuklir. Tapi sayang negata kita hanya menjual mineral itu secara mentah ke negari2 yang menggunakan nuklir sebagai bahan energi. Di masa depan, ketika cadangan uranium kita habis, kita harus beli uranium dengan harga sangat mahal.
Padahal kalau kita memakai nuklir sebagai pembangkit listrik, energi kita sangat stabil dan tidak perlu bayar listrik semahal sekarang.
Sebenarnya Amerika melarang pengayaan uranium Iran bukan karena takut akan menjadikamnya senjata perang, tetapi tidak ingin negara-negara di dunia secara umum mengembangkan energi nuklir sebagai sumber energi.
Hal ini diberlakukan karena elit global masih ingin menjual minyak. Ksrena nila nuklir populer, barang dagangan elit dlobal berupa minyak bisa tidak laku. Kenapa memilih jualan minyak? Karena minyak itu seperti air laut: banyak, takkan habis, murah tapi bisa dijual mahal. Dijual mahal dengan mahal, menipu dunia dengan dalih minyak bumi itu langka, dari fosil. Padahal ketersediaan minyak bumi jauh lebih banyak daripada air laut.
Inilah keindahan nuklir. Dia adalah
energi yang paling aman dan paling ramah lingkungan. Indonesia adalah salahsayu negara penghasil uranium terbanyak. Uranium adalah bahan untuk nuklir. Tapi sayang negata kita hanya menjual mineral itu secara mentah ke negari2 yang menggunakan nuklir sebagai bahan energi. Di masa depan, ketika cadangan uranium kita habis, kita harus beli uranium dengan harga sangat mahal.
Padahal kalau kita memakai nuklir sebagai pembangkit listrik, energi kita sangat stabil dan tidak perlu bayar listrik semahal sekarang.
Sebenarnya Amerika melarang pengayaan uranium Iran bukan karena takut akan menjadikamnya senjata perang, tetapi tidak ingin negara-negara di dunia secara umum mengembangkan energi nuklir sebagai sumber energi.
Hal ini diberlakukan karena elit global masih ingin menjual minyak. Ksrena nila nuklir populer, barang dagangan elit dlobal berupa minyak bisa tidak laku. Kenapa memilih jualan minyak? Karena minyak itu seperti air laut: banyak, takkan habis, murah tapi bisa dijual mahal. Dijual mahal dengan mahal, menipu dunia dengan dalih minyak bumi itu langka, dari fosil. Padahal ketersediaan minyak bumi jauh lebih banyak daripada air laut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar