Di Aceh, bila kita jadi orang rajin baca buku, orang-orang akan heran. Jangankan masyarakat umum, dosen-dosen saja heran pada orang rajin baca buku.
Rajin membaca adalah prilaku yang
dianggap aneh oleh masyarakat di Aceh, termasuk dosen. Tentunya, dosen tidak mahu menjadi orang yang aneh. Dan mereka tidak ingin mahasiswanya terlihat aneh.
Waktu jualan kolor di pasar dan terminal, saya memaklumi orang-orang yang menganggap aneh saya rajin membaca. "Tukang kolor ngapain membaca?" Tapi ketika berada di kampus, saya heran pada dosen-dosen yang heran saya rajin membaca. Keheranan saya menimbulkan pertanyaan besar: Klaya mereka malas membaca, apa yang mereka ajarkan ke mahasiswa? Kalau mereka saja malas membaca, bagaimana lagi mahasiswanya.
Saya membayangkan dosen heran melihat tukan kolor yang rajin baca buku. Dan pasti tukang kolor akan lebih heran mengetahui dosen malas baca buku.
Di Aceh, baca buku dianggap sebagai aib. Orang baca buku akan dianggap aneh. Mungkin karena tidak mau dianggap makhluk aneh, makanya dosen malam membaca buku.
Kalau tukang kolor rajin baca buku, itu wajar saja. Karena kalaupun tidak baca buku, si tukang kolor memang sudah dianggap aneh.
Rajin membaca adalah prilaku yang
dianggap aneh oleh masyarakat di Aceh, termasuk dosen. Tentunya, dosen tidak mahu menjadi orang yang aneh. Dan mereka tidak ingin mahasiswanya terlihat aneh.
Waktu jualan kolor di pasar dan terminal, saya memaklumi orang-orang yang menganggap aneh saya rajin membaca. "Tukang kolor ngapain membaca?" Tapi ketika berada di kampus, saya heran pada dosen-dosen yang heran saya rajin membaca. Keheranan saya menimbulkan pertanyaan besar: Klaya mereka malas membaca, apa yang mereka ajarkan ke mahasiswa? Kalau mereka saja malas membaca, bagaimana lagi mahasiswanya.
Saya membayangkan dosen heran melihat tukan kolor yang rajin baca buku. Dan pasti tukang kolor akan lebih heran mengetahui dosen malas baca buku.
Di Aceh, baca buku dianggap sebagai aib. Orang baca buku akan dianggap aneh. Mungkin karena tidak mau dianggap makhluk aneh, makanya dosen malam membaca buku.
Kalau tukang kolor rajin baca buku, itu wajar saja. Karena kalaupun tidak baca buku, si tukang kolor memang sudah dianggap aneh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar