Minggu, 27 Mei 2018

Salah

Salah memang tidak kompetitif bermail di level sebesar finak LC. Banyak pemain Asia dan Afrika lain di yang ounya potensi besar, tetapi aktualitasnya tidak sebesar potensi dimiliki. Bila potensi itu dipaksa untuk aktual maka akan cidera. Pada FM, saya sering coba aktualkan potensi besar pemain Asia, Afrika dan Oseania secara maksimal, tetapi akhirnya mereka memang cidera.



Mungkin kita belum lupa dengan kegagalan Kagawa di MU. Sepakbola bukan hanya soal skill, stamina lebih utama. Banyak wonderkid tenggelam karena tidak punya stamina cukup. Salah tidak akan sehebat Messi dan Ronaldo. Dia hebat pada levelnya Dan itu hanya akan bersifat sementara, pada usia emas seorang gelandang saja (26-30). Itupun kalau dia bisa konsisten. Akhirnya kita harus sadar bahwa stamina Eropa dan Lantin on top.

Seorang Mesir yang bermimpi menduduki tahkan tertinggi sepak bola dunia mengingatkan kepada Fir'aun yang bermimpi menjadi tuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar