Sabtu, 10 Februari 2018

Banjir dan Macet Jakarta adalah Potensi Besar Wisata Dunia

Anis adalah orang yang sangat pintar. Tidak perlu mengatasi banjir Jakarta. Kemacetan juga tidak perlu dipusingkan. Mengoperasikan becak di Jakarta sudah tepat.

Banjir dan macet adalah identitas bagi Jakarta. Mengatasi banjir dan menghilangkan kemacetnan adalah merusak identitas kota tersebut.



Jakarta dapat menjadi objek wisata favorit dunia dengan banjir dan kemacetannya Orang dari negara lain bosan dengan jalur lalu lintas yang bebas hambatas. Mereka merindukan bermacet-macet ria. Mereka ingin merasakan kemacetan parah. Mereka juga bosan dengan kota mereka yang kalau hijan maupun tidak biasa-biasa saja. Mereka akan suka dan sering berwisata ke Jakarta karena ingin merasakan tantangan macet dan banjir. Maka itu Jakarta akan jadi kota favorit dunia.

Kota besar dalam genangan banjir adalah sebuah keunikan luar biasa.  Mari kita renungkan itu. Tidak oerlu mengeluhkan banjir. Mari kita sadari bahwa kita tinggal di kota terunik di dunia. Banyak orang yang ingin kotanya seperti Jakarta, tapi tidak bisa.

Banyak kota di dunia yang ingin mengalami macet dan banjir seperti Jakarta, tapi mustahil bisa.

Orang-orang di luar negeri bosan mobil mereka bersih dan rmengkilat tanpa goresan. Mereka ingin tinggal di Jakarta agar mobil mereka keseremoet becak tiap hari. Setiap goresan adalah sejarah; nilai seni di setiap goresan adalah anugerah. Keserempet becak adalah dambaan warga kota dunia. Tapi takkan bisa karena di kota mereka tidak ada becak.

Warga dunia ingin melihat di kita mereka ada orang mengutip sumbangan di tengah jalan dan orang berjualan di bahu jalan. Tapi itu mustahi. Hanya Jakarta yang bisa. Jakarta bagaikan sebuah kota yang datang dari planet entah dari galaksi mana. Keunikannya luar biasa. Itu semua adalah kebanggaan kita. Anugerah tiada terkira.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar