Sama seperti Superman yang diadaptasi dari al-insan al-kamil, Tarzan diadaptasi dari 'Hayy Ibn Yaqzan', Romeo dan Juliet diadaotasi dari Layla dan Majnun, teori evolusi diadaptasi dari evolusi jiwa dalam pandangan Jalaluddin Rumi, Barat yang sebenarnya adalah tukang tiru sejati itu membuat sebuah imajinasi dengan Hulk.
Mr. Green adalah ramuan menciptakan manusia super bernama Hulk. Sehingga Hulk bukanlah bawaan melainkan suatu temuan. Fiksi ini diinspirasi oleh cara pandang Barat melihat Islam.
Mereka menemukan manusia biasa menjadi sangat luarbiasa akibat pengaruh Islam. Kita tahu bahwa warna khas Islam adalah Hijau.
Barat tahu bahwa orang yang sudah dimasuki Islam secara permanen tidak bisa dikalahkan. Dalam 'The Incredible Hulk', lawan Hulk yang padan adalah orang yang telah diinjeksi Mr. Green juga. Fiksi ini adalah simbol bahwa untuk mengalahkan Islam, haruslah Islam juga.
Adu domba yang dilakukan Barat atas ummat Islam saat ini adalah dengan mengkonfrontasikan antar aliran falam Islam. Dan tenyata cara ini efektif. Lawan Muslim yang tangguh adalah Muslim juga. Lawan satu aliran Islam yang padan adalah aliran Islam juga. Dan Barat hanya menonton saja dari udara. Sambil terus memberi sokongan senjata dan propaganda agar pertarungam semakin menarik.
Iseng-iseng berhadiah. Mungkin inilah yang dirasakan Barat, dalam perang-perang saudara sesama Muslim,Barat mendapat bamyak keuntungan lebih. Selain berhasil membuat musuh terbesar terus berperang sesama, keresahan lonjakan populasi manusia juga terlahan teratasi dengan adanya perang antar aliran dalam Islam.
Mr. Green adalah ramuan menciptakan manusia super bernama Hulk. Sehingga Hulk bukanlah bawaan melainkan suatu temuan. Fiksi ini diinspirasi oleh cara pandang Barat melihat Islam.
Mereka menemukan manusia biasa menjadi sangat luarbiasa akibat pengaruh Islam. Kita tahu bahwa warna khas Islam adalah Hijau.
Barat tahu bahwa orang yang sudah dimasuki Islam secara permanen tidak bisa dikalahkan. Dalam 'The Incredible Hulk', lawan Hulk yang padan adalah orang yang telah diinjeksi Mr. Green juga. Fiksi ini adalah simbol bahwa untuk mengalahkan Islam, haruslah Islam juga.
Adu domba yang dilakukan Barat atas ummat Islam saat ini adalah dengan mengkonfrontasikan antar aliran falam Islam. Dan tenyata cara ini efektif. Lawan Muslim yang tangguh adalah Muslim juga. Lawan satu aliran Islam yang padan adalah aliran Islam juga. Dan Barat hanya menonton saja dari udara. Sambil terus memberi sokongan senjata dan propaganda agar pertarungam semakin menarik.
Iseng-iseng berhadiah. Mungkin inilah yang dirasakan Barat, dalam perang-perang saudara sesama Muslim,Barat mendapat bamyak keuntungan lebih. Selain berhasil membuat musuh terbesar terus berperang sesama, keresahan lonjakan populasi manusia juga terlahan teratasi dengan adanya perang antar aliran dalam Islam.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar