Jakarta sedang adu nalar degan Aceh. Kalau Irwandi berubah status jadi tersangka, maka tidak ada pejabat di Aceh yang lolos.Semua yang terlibat korupsi dibersihkan. Dan yang dominan adalah mantan kombatan.
Akan unik sekali. Dari gunung, ke kota, lalu Nusa Kambangan.
Kalau saja Irwandi jadi tersangka, maka
yang ahli adu nalar bisa kalah. bagaimana lagi yang lain.
Karena itulah saya sarankan, kalau mantan kombatan sayang kepada Muallem. Jangan naikkan dia sebagai Gubernur. Politik itu bukan adu otot, bukan pula uji iman, tapi pertarungan nalar.
Seseorang bisa menjadi tersangka korupsi bukan karena diamencuri uang, tetapi karena tidak jeli dalam mengambil kebijakan. yang namanya manusia pasti ada silapnya. bukan silap iman, tapi silap dalam kebijakan.
Akan sangat memalukan bila kelak Muallem masuk penjara karena kasus korupsi. Karena itu, kalau sayang pada mantan Panglima Perjuangan. jangan sodorkan dia ke mulut harimau.
Akan unik sekali. Dari gunung, ke kota, lalu Nusa Kambangan.
Kalau saja Irwandi jadi tersangka, maka
yang ahli adu nalar bisa kalah. bagaimana lagi yang lain.
Karena itulah saya sarankan, kalau mantan kombatan sayang kepada Muallem. Jangan naikkan dia sebagai Gubernur. Politik itu bukan adu otot, bukan pula uji iman, tapi pertarungan nalar.
Seseorang bisa menjadi tersangka korupsi bukan karena diamencuri uang, tetapi karena tidak jeli dalam mengambil kebijakan. yang namanya manusia pasti ada silapnya. bukan silap iman, tapi silap dalam kebijakan.
Akan sangat memalukan bila kelak Muallem masuk penjara karena kasus korupsi. Karena itu, kalau sayang pada mantan Panglima Perjuangan. jangan sodorkan dia ke mulut harimau.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar