Jumat, 16 September 2016

FAKTOR X

"Setiap makhluk, hebat untuk satu bidang saja. Tidak bisa hebat untuk srgala hal. (Spongebob Squarepants)

Kutipan di atas diucapkan Spongebob di akhir adengan. Setelah dia memahami segalanya. Segala tentang kelebihan yang dimiliki masing-masing. Namun sebelumnya Spongebob dan teman-teman laut lainnya menghina Sandy yang merupakan seekor tupai yang bersal dari darat.

Spongebob dan sahabatnya Patrick menuding, di laut Sandy tidak berdaya sama sekali bila melepaskan helm oksigen. Untuk membuat teman lautnyanya sadar, Sandy mengajak mereka ke daratan. Dan benar saja. Makhluk-makhluk laut itu benar-benar tak berdaya di darat.

Dalam pergaulan kehidupan,
kita sering mendapati beberapa kenalan berusaha agar dianggap mampu dalam banyak bidang. Tujuan dia agar dilibatkan dalam berbagai kegiatan  untuk mendapatkan keuntungan berlipat. Padahal cara tersebut sangat keliru. Mengetahui berbagai bidang berarti tidak ahli di bidang apapun.

Pada zaman sekarang, prinsip identitas dan nonkontradisi dalam teori logika Aristotelian benar-benar berlaku dalam kehidupan. Prinsip identitas adalah, seseorang harus menjadi ahli untuk satu bidang saja. Dan non kontradiksi, yakni tidak boleh dan tidak mungkin ahli untuk setiap bidang selain bidang keahliannya. Seorang ahli reparasi dinamo tidak boleh juga sebagai seorang ahli pangkas rambut. Dia harus fokus pada satu bidang. Karena bila tidak, orang-orang tidak akan mengenalnya sebagai ahli apapun. Kalaupun dipanggil, itu hanya karena sangat genting dan paham diri pemanggil sedang tidak beruntung.

Di masa kini, orang awam saja sudah tidak percaya satu jenis obat dapat menyembuhkan beberapa jenis penyakit. Menyikapi itu, tukang jual obat pinggir jalan tidak lagi menawarkan satu pil untuk menghilangkan panu, kudis, kurap. "Pil A untuk panu, pil B untuk kudus, pil C untuk kurap." begitu sekarang tukang jual obat pinggir jalan mengoceh.

Sebuah lembaga tidak boleh dikenal sebagai tempat yang mampu menawarkan segala macam jasa. Maka seharusnya, setiap lembaga pendidikan harus memiliki satu program unggulan yang dengan bidang itu menjadi jantung. Universitas Abulyatama Aceh misalnya, program andalannya adalah Kedokteran. ITB dikenal sebagai kampus teknologi. IPB dikenal sebagai kampus pendidik ahli pertanian. Sebuah kampus yang tidak memiliki titik fokus akan mati dengan mudah karena tidak memiliki zona fokus. Penanganannya tidak memiliki perencanaan gradasional.

Demikian juga setiap insan. Seorang pakar politik harus fokus menguasai ilmu politik sedalam-dalamnya. Dia tidak boleh sekaligus dikenal sebagai pakar pendidikan. Karena bila tidak, dia hanya akan dikenal sebagai amatiran.

Kita boleh mengetahui bidang apapun. Tapi untuk pengetahuan pribadi. Bukan tempat orang-orang berpegang dan berpedoman. Setiap orang harus memiliki fokus bidang masing-masing yang dengan itu dia dikenal dan dikenang. Setiap orang harus menjadi pakar satu bidang saja. Mampu menjadi rujukan, pedoman dan tauladan sebagai seorang pakar bidang tertentu.

Insaf bahwa setiap makhluk memiliki kelebihan masing-masing, barulah Spongebob mengetahui, "Setiap makhluk, hebat untuk satu hal saja. Tetapi tidak bisa hebat untuk segala hal."

MU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar