Pelatih anyar Manchaster City, Josep Guardiola sesdang dalam dilema terkait Michael Hart. Ia tidak menyukai kiper andalan Timnas Inggris itu. Hart memang sering blunder. Inkonsisten. Kalaupun Manc. City harus menjualnya, sebaiknya disisipkan klausul buyback. Karena ia akan sangat tangguh dan konsisten menginjak umur 30. Kiper legendaris Italia yang masih aktif bermain untuk Juventus, Gianluigi Buffon, baru-baru ini mengatakan Hart adalah kiper terbaik dunia saat ini setelah Manuel Neuer dari Jerman dan David De Gea dari Spanyol.
Media santer memberitakan Claudio Bravo sedang diburu Ciy untuk menggantikan Hart. Baiknya, City tidak memburu Bravo. Marc-Andre Ter Stegen lebih baik. Selain karena lebih muda, Ter Stegen juga punya pengalaman menjuarai Liga Champion. Mental kiper Jerman itu sangat baik untuk pertandingan-pertandingan besar Eropa.
Kita tahu bahwa misi besar Manc. City yang wajib diwujudkan adalah menjuarai Liga Champions. Mendatangkan Guardiola adalah bagian dari rencana Manc. City untuk segera meraih impiannya. Namum belum ada revormasi radikal yang dilakukan pelatih berkebangsaan Spanyol itu sejak ia menangani Manc. City.
Guardiola pernah melakukan beberapa uji coba aneh dalam skuadnya. Salahsatunya dengan memasang Kolarov sebagai back tengah. Padahal pelatih sebelumnya bahkan pernah beberapa kali memasang pemain berposisi terbaik di back kiri itu sebagai gelandang serang kiri. Seharusnya Kolarov dijual saja. Ia bukan tipe pemain yang punya mental juara. Itu akan membuat City kesulitan meraih Si Kuping Besar.
Terdapat beberapa pemain City lainnya yang harus dijual dengan alasan tidak punya mental juara. Mereka adalah Fernando, Fernandinho, Zabaleta, Nasri dan Negrado.
City perlu mendatangkan Back kiri untuk memotivasi serta menyaingi (bukan pelapis) Clichy. Baiknya Luke Shaw dari Manchaster United. Pula dia pernah diisukan akan dilepas Mourinho. Di Back kanan, Sagna yang sudah mulai menua perlu dibackup dengan mendatangkan Caser Azpilicueta dari Chelsea atau Mattia De Sciglio dari AC. Milan.
Melepas Fernando dan Fernandinho memang kurang realistis. Apalagi City akan kesulitan menemukan gelandang bertahan tangguh. Tetapi duo Brazil ini memang bukan tipe pemain yang punya mental kuat. Dan tipe seperti ini akan menyulitkan Manc. City memenangkan pertandingan-pertandingan pada fase-fase krusial Liga Champions.
Media santer memberitakan Claudio Bravo sedang diburu Ciy untuk menggantikan Hart. Baiknya, City tidak memburu Bravo. Marc-Andre Ter Stegen lebih baik. Selain karena lebih muda, Ter Stegen juga punya pengalaman menjuarai Liga Champion. Mental kiper Jerman itu sangat baik untuk pertandingan-pertandingan besar Eropa.
Kita tahu bahwa misi besar Manc. City yang wajib diwujudkan adalah menjuarai Liga Champions. Mendatangkan Guardiola adalah bagian dari rencana Manc. City untuk segera meraih impiannya. Namum belum ada revormasi radikal yang dilakukan pelatih berkebangsaan Spanyol itu sejak ia menangani Manc. City.
Guardiola pernah melakukan beberapa uji coba aneh dalam skuadnya. Salahsatunya dengan memasang Kolarov sebagai back tengah. Padahal pelatih sebelumnya bahkan pernah beberapa kali memasang pemain berposisi terbaik di back kiri itu sebagai gelandang serang kiri. Seharusnya Kolarov dijual saja. Ia bukan tipe pemain yang punya mental juara. Itu akan membuat City kesulitan meraih Si Kuping Besar.
Terdapat beberapa pemain City lainnya yang harus dijual dengan alasan tidak punya mental juara. Mereka adalah Fernando, Fernandinho, Zabaleta, Nasri dan Negrado.
City perlu mendatangkan Back kiri untuk memotivasi serta menyaingi (bukan pelapis) Clichy. Baiknya Luke Shaw dari Manchaster United. Pula dia pernah diisukan akan dilepas Mourinho. Di Back kanan, Sagna yang sudah mulai menua perlu dibackup dengan mendatangkan Caser Azpilicueta dari Chelsea atau Mattia De Sciglio dari AC. Milan.
Melepas Fernando dan Fernandinho memang kurang realistis. Apalagi City akan kesulitan menemukan gelandang bertahan tangguh. Tetapi duo Brazil ini memang bukan tipe pemain yang punya mental kuat. Dan tipe seperti ini akan menyulitkan Manc. City memenangkan pertandingan-pertandingan pada fase-fase krusial Liga Champions.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar